LAPORAN
PRAKTIKUM IKHTIOLOGI
SISTEM
SYARAF DAN REPRODUKSI
OLEH
Nancy Sabella Nabasa Sirait
1304114943
PSP

LABORATORIUM BIOLOGI PERAIRAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS RIAU
2014
Puji
syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan
kasih-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum yang berjudul “Sistem Syaraf dan Reproduksi” tepat pada
waktu yang telah ditentukan.
Tidak lupa penulis mengucapkan
rasa terima kasih kepada asisten dosen Bang Tri Putra Panggabean karena telah
memberikan arahan dan bimbingan sehingga laporan ini dapat disusun.
Penulis menyadari bahwa dalam
penulisan laporan ini terdapat kekurangan baik dari segi penyusunan, bahasa
serta materi yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu penulis menerima
kritikan yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan praktikum di masa
yang akan datang. Semoga laporan praktikum ini bermanfaat bagi kita semua.
Pekanbaru,
10
Juni 2014
NANCY SABELLA
Isi Halaman
KATA PENGANTAR................................................................................................ i
DAFTAR ISI .............................................................................................................. ii
DAFTAR GAMBAR .................................................................................... iii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................... iv
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang............................................................................................... 1
1.2. Tujuan
dan Manfaat....................................................................................... 2
II. TINJAUAN
PUSTAKA
III. BAHAN DAN METODE
3.1. Waktu dan Tempat .......................................................................... ........... 6
3.2. Alat dan Bahan ...................................................................................... 6
3.3. Metode Praktikum ...................................................................................... 6
3.4. Prosedur Praktikum .......................................................................... ........... 6
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil................................................................................................... ........... 8
4.2.
Pembahasan....................................................................................... ......... 11
V. KESIMPULAN DAN
SARAN
5.1. Kesimpulan ................................................................................................ 13
5.2. Saran................................................................................................... 14
LAMPIRAN
Isi Halaman
Gambar
1. Ikan Mas (Cyprinus carpio)......................................................... . 8
Gambar 2. Otak ikan Mas (Cyprinus carpio)........................................................... 9
Gambar 3. Ikan Bandeng (Chanos chanos).......................................................... 10
Gambar 4. Gonad ikan Bandeng (Chanos chanos)........................................... 10
Isi Halaman
1. Alat-alat yang Digunakan Selama Praktikum
Buku penuntun................................................................................................ 17
Gunting bedah ............................................................................................... 17
Kater................................................................................................................... 17
Pensil............................................................................................................... 17
Pena................................................................................................................. 17
Penggaris......................................................................................................... 17
Pengahapus .................................................................................................... 17
Nampan/Baki.................................................................................................. 17
Serbet.............................................................................................................. 17
Tisu
gulung...................................................................................................... 17
2. Ikan-ikan yang Dipraktikumkan
Ikan bandeng (Chanos chanos)................................................................ 18
I.
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem syaraf pada ikan dapat
terbagi menjadi dua yaitu: sistem cerebro spinal dan sistem autonomik. Sistem
cerebro spinal terdiri dari bagian pusat mencakup otak dan spilnal cord dan
bagian perifer meliputi syaraf spinal, syaraf cranial dan organ sensori.
Otak
pada ikan terbungkus oleh kotak otak terletak di daerah kepala. Kotak otak
berperanan sebagai pelindung otak, karena otak merupakan organ yang lunak dan
lembut. Otak yang terdapat dalam tengkorak kepala dibedakan menjadi cerebellum
(otak kecil) dan cerebrum (otak besar). Otak ikan pada dasarnya dapat dibagi
menjadi lima bagian yaitu: Talencephalon, Diencephalon, Mesencephalon,
Metencephalon, dan Myelencephalon.
Koharuddin (2003), mengemukakan bahwa ikan-ikan yang telah dewasa dari
suatu populasi terdiri dari ikan jantan dan ikan betina. Selain itu, pada
populasi ikan tertentu terdapat juga ikan hermaprodite. Alat kelamin yang
terdapat pada individu ikan tersebut disebut gonad. Akan tetapi jika gonad itu
terdapat didalam rongga tubuh ikan jantan disebut testes. Sedangkan gonad yang
terdapat pada rongga tubuh ikan betina disebut ovary.
Testes pada ikan terdapat di dalam tubuh, bentuknya sangat bergantung pada
rongga tubuh yang tersedia. Tetapi pada umumnya berbentuk memanjang, jumlahnya
sepasang yang menggantung disepanjang mesenteries (mesorchia) pada bagian atas
rongga tubuh. Posisinya persis dibawah tulang punggung disamping gelembung
udara. Warnanya bervariasi mulai dari transparan sampai berwarna putih susu. Ovary
pada ikan didalam rongga tubuh ikan. Bentuknya juga bergantung pada rongga
tubuh yang tersedia. Tetapi pada umumnya mempunyai bentuk tubuh yang memanjang.
Jumlahnya sepasang dan menggantung pada mesenteries (mesovaria). Posisinya
persis di bawah tulang punggung dan ginjal serta disamping gelembung udara.
Warnanya bervariasi mulai dari transparan sampai kuning.
1.2 Tujuan dan Manfaat
Adapun
tujuan dari pelaksanaan pratikum ini adalah untuk mengetahui seluk beluk
tentang ikan yang kita amati khususnya pada sistem
syaraf seperti pembagian otak pada ikan
dan organ sensori dan mengetahui sistem reproduksi pada ikan.
Manfaat
dari praktikum ini adalah untuk mengenal bentuk otak dan hipofisa
ikan tersebut khususnya pada sistem syaraf serta dapat mengetahui
bagaimana sistem reproduksi pada ikan dan agar
kiranya laporan ini dapat berguna bagi pembacanya dan menambah pengalaman dalam
hal pembedahan ikan.
Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Pada
ikan dewasa, otaknya terdiri dari lima bagian yaitu telencephalon,
diencephalon, mesencephalon, metencephalon, dan myelencephalon (Yulia, 2004).
Ikan mas termasuk famili
Cyprinidae yang mempunyai ciri-ciri umum, badan ikan mas berbentuk memanjang
dan sedikit pipih ke samping (Compresed) dan mulutnya terletak di ujung tengah
(terminal), dan dapat di sembulka, di bagian mulut di hiasi dua pasang sungut,
yang kadang-kadang satu pasang di antaranya kurang sempurna dan warna badan
sangat beragam (Susanto,2007).
Menurut (Susanto, 2007) ikan mas di klasifikasikan sebagai berikut berikut:
Filum : Chordata
Menurut (Susanto, 2007) ikan mas di klasifikasikan sebagai berikut berikut:
Filum : Chordata
Kelas : Pisces
Ordo : Ostariophysi
Famili : Cyprinidae
Genus : Cyprinus
Species : (Cyprinus carpio L )
Tubuh ikan mas digolongkan (3)
tiga bagian yaitu kepala, badan, dan ekor. Pada kepala terdapat alat-alat
seperti sepasang mata, sepasang cekung hidung yang tidak berhubungan dengan
rongga mulut, celah-celah insang, sepasang tutup insang, alat pendengar dan
keseimbangan yang tampak dari luar (Cahyono, 2000).
Menurut Sudrajat
(2008) taksonomi dan klasifikasi ikan bandeng adalah sebagai berikut:
Kingdom :
Animalia
Filum : Chordata
Subfilum : Vertebrata
Kelas : Osteichthyes
Subkelas :
Teleostei
Ordo :
Malacopterygii
Famili :
Chanidae
Genus :
Chanos
Spesies : Chanos chanos Forskall
Nama
dagang : Milkfish
Nama
lokal : Bolu, muloh, ikan agam
Ikan
bandeng mempunyai badan memanjang seperti torpedo dengan sirip ekor bercabang
sebagai tanda bahwa ikan bandeng berenang dengan cepat. Kepala bandeng tidak
bersisik, mulut kecil terletak di ujung rahang tanpa gigi, dan lubang hidung
terletak di depan mata. Mata diselaputi oleh selaput bening (subcutanaus). Warna
badan putih keperak-perakan dengan punggung biru kehitaman (Purnomowati,
dkk., 2007).
Ikan
bandeng juga mempunyai sirip punggung yang jauh di belakang tutup insang,
dengan 14 – 16 jari–jari pada sirip punggung, 16 – 17 jari–jari pada sirip
dada, 11 – 12 jari–jari pada sirip perut, 10 – 11 jari–jari pada sirip
anus/dubur (sirip dubur /anal finn terletak jauh di belakang sirip
punggung), dan sirip ekor berlekuk simetris dengan 19 jari – jari. Sisik pada
garis susuk berjumlah 75 – 80 sisik (Ghufron dan Kordi, 2005).
Untuk ikan
bandeng jantan mempunyai 2 tonjolan kecil (papila) yang terbuka di
bagian luarnya yaitu selaput dubur luar dan lubang pelepasan yang membuka pada
bagian ujungnya. Di dalam alat genital jantan (vasa deferentia),
mulai dari testes menyatu sedalam 2 – 10 mm dari lubang pelepasan. Lubang
kencing (urinari pore) melebar ke arah saluran besar dari sisi atas.
Selain itu 2 tonjolan urogenital yang membuka ke arah ventral anus (Rusmiyati,
2012).
Darah adalah suatu
plasma tempat beberapa bahan terlarut dan tempat eritrosit, leukosit dan
beberapa bahan lain yang tersuspensi. Sistem peredaran darah ikan disebut
peredaran darah tunggal. Sistem peredaran darah pada ikan Ikan Bandeng (Chanos chanos) terdiri dari Jantung, vena, arteri dan
kapiler yang masing-masing berfungsi untuk memompa darah, membawa darah ke
jantung, membawa darah dari jantung dan menghubungkan arteri dan vena
(Herdia, 2001).
Pada anatomi yang terdapat pada ikan Bandeng
(Chanos chanos) kita dapat melihat bahwa ikan bandeng (Chanos chanos) juga merupakan
ikan yang memiliki anatomi yang hampir seperti ikan lainnya. Pada umumnya
anatomi ikan Bandeng hanya dikenal beberapa saja, anatomi ikan tersebut semakin
dikembangkan. Secara garis besar organ yang yang berukuran relatif besar dan
mudah diamati adalah otak, alat pencernaan, limpa, gonap, ginjal pilorik kaeka,
gelembung renang, jantung, hati, kantong empedu (Sutoyo, 2007).
3.1. Waktu dan tempat
Pratikum ikhtiologi dengan judul Sistem Syaraf dan Reproduksi ini
dilaksanakan pada tanggal 05 Juni 2014 setiap hari Kamis pada pukul 13.00 WIB. Yang
bertempat di Laboratorium
Biologi Perairan . Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan , Universitas Riau.
3.2. Bahan dan Alat
Ada
pun bahan yang digunakan dalam pratikum ini adalah ikan mas (Cyprinus carpio) dan ikan bandeng (Chanos chanos).
Sedangkan
alat yang digunakan dalam pratikum ini adalah gunting bedah, cutter, sarung
tangan, baki atau nampan, kain lap, buku penuntun pratikum dan alat tulis.
3.3. Metode Praktikum
Metode
yang digunakan dalam praktikum ini adalah
pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan dipraktikumkan.
Semua hal yang menyangkut dan berhubungan dengan pengenalan ikan pada ikan yang
tersedia harus diperhatikan dan diamati.
3.4. Prosedur Pratikum
Pada prosedur pratikum ini, praktikan masuk ke dalam ruangan praktikum dan
praktikan menyimak penjelasan dari para asisten dengan seksama. Kemudian ikan
yang telah dibawa oleh praktikan diletakkan diatas nampan dengan posisi kepala
sebelah kiri dan ikan yang kita amati harus dalam keadaan posisi tegak sehingga
memudahkan kita dalam menggambar dan mengamati
bagian-bagian daripada ikan
tersebut. Buatlah klasifikasi serta habitat ikan yang diamati, kemudian ukur
panjang baku (SL), panjang total (TL), tinggi badan (Bd H). Kemudian para
praktikan membedah ikannya masing-masing dengan menggunakan gunting bedah dan
cutter, lalu ambil kepala ikan tersebut, lalu singkirkan kulit dan tengkorak
pembungkus otak. Gambarkan otak dari sisi dorsal dan lateral
serta beri keterangan yang selengkapnya dan ambil hipofisanya. Setelah itu, Lalu belah ikan tersebut mulai dari bagian belakang anus menuju
gurat sisi lalu lurus ke bagian depan sampai bagian atas sirip perut dan kebawah
menuju sirip perut, ambillah gonadnya lalu gambarkan. Dan
tentukan apakah terdapat testes atau ovary. lalu
gambar sesuai dengan bentuk yang telah diamati. Tuliskan warnanya serta ukur
panjang dan beratnya dan beri keterangan yang selengkapnya.
4.1 Hasil
Berdasarkan hasil pratikum mengenai “Sistem Syaraf dan Reproduksi”, diperoleh hasil pengamatan sebagai berikut :
4.1.1 Klasifikasi ikan Mas (Cyprinus carpio)
Ordo : Cypriniformes
Famili : Cyprinidae
Genus : Cyprinus
Spesies
: Cyprinus
carpio
Gambar
1. Ikan mas (Cyprinus carpio)
Dengan ukuran tubuh TL= 16,5 cm, SL = 13 cm, dan BDH
= 4 cm. (Skala 1:2).
4.1.2 Otak ikan mas (Cyprinus carpio)
Gambar
2. Otak ikan A. Lateral, B. Dorsal
Keterangan :
1. Syaraf olfactori 6.
Syaraf gloggopharingeal
2. Syaraf optic 7.
Syaraf vagus
3. Syaraf oculomotor 8.
Medulla
4. Syaraf trigeminal 9.
Pituitary
5. Syaraf acustic 10.
Spinal cord
4.1.3 Klasifikasi ikan bandeng (Chanos chanos)
Ordo : Gonorhynchiformes
Famili : Chanidae
Genus : Chanos
Spesies :
Chanos chanos
Gambar 3. Ikan bandeng (Chanos chanos)
4.1.4 Gonad ikan
bandeng (Chanos chanos)
Gambar
4. Gonad ikan bandeng (Chanos chanos)
4.2
Pembahasan
Ikan mas merupakan
kelompok Ostochitheys dan Gnathostomata. Apabila ikan ini dibelah dari
kiri ke kanan maka bentuknya akan sama atau bilateral simestris. Ikan ini memiliki bentuk tubuh
pipih compressed dengan ujung kepalanya yang tumpul dan tidak diliputi sisik. Mulutnya
terminal dan tergolong tipe mulut yang dapat disembulkan (protactile) dengan
ukuran mulut yang sedang. Sudut mulutnya terletak pada posisi tegak lurus
didepan bola mata. Ikan dengan nama latin Cyprinus carpioini
memilki bibir yang menyambung antara bagian atas maupun bawah, kedua bibirnya
berlipatan, dengan ukuran yang tipis. lubang hidung dirhinous, dan matanya
terletak pada bagian sisi kiri dan kanan bagian kepala. Memiliki sepasang
sungut yang pendek dan halus terletak disudut mulut. Ikan mas memiliki
operculum yang merupakan pembatas antara badan dan kepala.
Badan ikan mas diselimuti oleh sisik
ctenoid, memiliki satu garis linealateralis dengan susunan yang lengkap
sempurna dan menyerupai garis lurus. memiliki satu sirip punggung yang sempurna
dengan posisi dipertengahan tubuh bagian anterior, dan terpisah dengan sirip
ekor. Sirip dadanya berada tepat dibawah garis linealateralis dibagian bawah
operculum dengan posisi dasarnya berbentuk garis miring atau oblique. Siripp
perut terletak pada posisi sub abdominal. Sirip anusnya terpisah dengan sirip
ekor dengan kondisi pangkalnya yang tidak dliiputi sisik. Bentuk ekor
dari ikan ini adalah bercagak.
Ikan ini tergolong ikan omnivore, Pada
bagian mulut terdapat rahang atas atau maxilla dan rahang bawah atau mandibula. memiliki
jenis gigi viliform, dan dari pencernaannya dapat diketahui jelas, seperti
usunya yang panjang dan berlipat- lipat. Lambung pada ikan ini merupakan
lambung palsu, dikatakan seperti itu karena lambungnya merupakan usus yang
membesar.
Memilki
hipofisa yang terletak pada bagaian bawah otak diencephalon yang memiliki
begitu banyak kegunaan, salah satu nya bisa digunakan sebagai perangsang telur
untuk keluar pada proses pemijahan.
Ikan bandeng mempunyai badan memanjang seperti
torpedo dengan sirip ekor bercabang sebagai tanda bahwa ikan bandeng berenang
dengan cepat. Kepala bandeng tidak bersisik, mulut kecil terletak di ujung
rahang tanpa gigi, dan lubang hidung terletak di depan mata. Mata diselaputi
oleh selaput bening (subcutanaus). Warna badan putih
keperak-perakan dengan punggung biru kehitaman (Purnomowati, dkk., 2007).
5.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari hasil
praktikum mengenai Sistem syaraf merupakan komponen yang sangat penting bagi hewan vertebrate
khususnya pada ikan. Sistem syaraf pada ikan terbagi atas sistem cerebro spinal
yang terbagi atas bagian pusat mencakup otak dan spinal cord dan bagian perifer
meliputi syaraf spinal, syaraf cranial dan organ sensori. Dan
sistem autonomik.
Otak
merupakan organ yang lembut tetapi mempunyai peranan yang besar bagi kehidupan
ikan. Otak pada ikan terbungkus oleh kotak yang terletak di daerah kepala.
Kotak otak berperan sebagai pelindung otak dan terdapat dalam tengkorak kepala
dibedakan menjadi cerebellum (otak kecil) dan cerebrum (otak besar).
Adapun kesimpulan dari hasil
praktikum mengenai system reproduksi ikan bandeng adalah organ reproduksi
terdiri dari dua yaitu organ kelamin (organ genitalia) dan organ pengeluaran
(organ uropoetica). Ikan mempunyai bentuk rongga tubuh memanjang sehingga
sangat berpengaruh kepada bentuk sistem reproduksinya. Sistem reproduksi pada
ikan ini ditemukan testes
sehingga ikan bandeng ini tergolong
kedalam ikan jantan. Jadi testes merupakan bagian alat kelamin jantan yang utama, karena
menghasilkan sperma.
5.2 Saran
Agar pratikum ichthyology ini dapat berjalan dengan lancar dan baik
maka diharapkan para asisten untuk dapat mendampingi pratikan dalam melakukan
pratikumnya supaya apabila terjadi kekeliruan langsung dapat dibantu oleh
asisten tesebut. Dan dengan berkembangnnya
ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
di era sekarang ini diharapkan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pratikum ini cukup
memadai sehingga memudahkan dalam objek yang akan kita teliti.
Anonim.Google.07/06/2014.
http:// Fish For Life.htm. Pekanbaru
Anonim.
Google.07/06/2014. http://karyaliteratur.blogspot.com/2012/04/sistem-syraf-dan-sistem-pencernaan-pada.html
Cahyono,
B. 2000. Budidadaya Air
Tawar. Kanisius. Yogyakarta 10-14 hal
Fujaya,
2004. Konsep-Konsep yang Mempelajari
Perikanan. Kanisius. Yogyakarta
2-4 hal
Herdia,
T., 2001. Dunia ikan. Armico,
Bandung.
Koharuddin, M,A. Kartini, S. Wira, 2003. Freshwater
Fisher of Western Indonesia and Sulawesi, Periplus Edition Limited.
Jakarta. 293 p.
Kordi dan Ghufron. 2005. Budidaya
Ikan Laut. Rineka Cipta. Jakarta.
Purnomowati,
I., Hidayati, D., dan Saparinto, C. 2007. Ragam
Olahan Bandeng. Kanisius.
Yogyakarta.
Susanto. 2007. Pembenihan Ikan Mas. Kanisius. Yogyakarta, 30-34 hal
Sutini. 2006. Mekanisme Syaraf ,
Pencernaan, Dan
Reproduksi Ikan .
Artimedia. Jambi
Sutoyo.2007.
Anatomi Komparativa. Penerbit Alumni.
Bandung.
Yulia. 2004. Mekanisme Syaraf , Pencernaan, Dan Reproduksi
Ikan . Artimedia. Jambi
1.Alat-alat
Yang Digunakan Selama Praktikum

Buku Penuntun Gunting
Bedah

Pensil Pena 
Penggaris Penghapus
Nampan / Baki Serbet
Cutter Tisu
gulung
2. Ikan – ikan yang dipratikumkan

Bandeng (Chanos chanos)



berisik :D
ReplyDelete