Open Your Eyes, Mind and Heart Always be The Best Be Positives

Saturday, July 19, 2014

Laporan Ikhtiologi sistem pernafasan, sistem pencernaan dan sistem peredaran darah

LAPORAN PRAKTIKUM IKHTIOLOGI
SISTEM PERNAFASAN, SISTEM PENCERNAAN, DAN SIRKULASI DARAH


OLEH
Nancy Sabella Nabasa Sirait
1304114943
PSP


lambang unrI HITAM PUTIH
 






























LABORATORIUM BIOLOGI PERAIRAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU

2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan kasih-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum yang berjudul “Sistem Pernafasan, Sistem Pencernaan dan Sirkulasi Darah” tepat pada waktu yang telah ditentukan.
Tidak lupa penulis mengucapkan rasa terima kasih kepada asisten dosen Bang Tri Putra Panggabean karena telah memberikan arahan dan bimbingan sehingga laporan ini dapat disusun.
            Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini terdapat kekurangan baik dari segi penyusunan, bahasa serta materi yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu penulis menerima kritikan yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan praktikum di masa yang akan datang. Semoga laporan praktikum ini bermanfaat bagi kita semua.




Pekanbaru, 01 Juni 2014

 

 

 


NANCY SABELLA


DAFTAR ISI
Isi                                                                                                                      Halaman
KATA PENGANTAR................................................................................................ i
DAFTAR ISI .............................................................................................................. ii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................            iii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................... iv
I.    PENDAHULUAN
      1.1.   Latar Belakang............................................................................................... 1
      1.2.   Tujuan dan Manfaat....................................................................................... 3
II.  TINJAUAN PUSTAKA
III. BAHAN DAN METODE
3.1.      Waktu dan Tempat  .......................................................................... ........... 6
3.2.      Alat dan Bahan        ...................................................................................... 6
3.3.      Metode Praktikum   ...................................................................................... 6
3.4.      Prosedur Praktikum .......................................................................... ........... 6      
           
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN                                            
4.1.      Hasil................................................................................................... ........... 8
4.2.      Pembahasan....................................................................................... ......... 11
V.  KESIMPULAN DAN SARAN
5.1.   Kesimpulan  ................................................................................................ 12
5.2.            Saran................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN 








 

DAFTAR GAMBAR
Isi                                                                                                                      Halaman
Gambar 1. ikan Bandeng  (Chanos chanos)...................................................           8
Gambar 2. . insang ikan Bandeng (Chanos chanos)................................................ 9
Gambar 3. Organ dalam ikan Bandeng (Chanos chanos)....................................... 9
Gambar 4. Organ pencernaan ikan Bandeng (Chanos chanos).........................     10
Gambar 5. Jantung ikan Bandeng (Chanos chanos)..........................................     10

























DAFTAR LAMPIRAN
Isi                                                                                                                      Halaman
1.    Alat-alat yang Digunakan Selama Praktikum
            Buku penuntun................................................................................................ 15
            Gunting bedah ............................................................................................... 15
            Kater...................................................................................................................        15
            Pensil............................................................................................................... 15
            Pena................................................................................................................. 15
            Penggaris......................................................................................................... 15
            Pengahapus .................................................................................................... 15
            Nampan/Baki.................................................................................................. 15
            Serbet.............................................................................................................. 15
            Tisu gulung...................................................................................................... 16
2.    Ikan-ikan yang Dipraktikumkan
            Ikan bandeng (Chanos chanos)................................................................       17
           

I. PENDAHULUAN

1.1.  Latar belakang
Salah satu kebutuhan yang paling mendasar bagi kehidupan seekor ikan ialah harus adanya suplay oksigen yang cukup di dalam jaringan.
Menurut Ridwan, Chaidir, Budjiono, Windarti dan Lesje, (2011)  Oksigen diperlukan untuk melepas energi melalui oksidasi lemak dan gula. Energi yang terlepaskan di gunakan untuk kegiatan tubuh didalam menjalani masa kehidupannya.
Ikan pada waktu bernafas mengambil oksigen terlarut dalam air dan mengeluarkan CO2. Akan tetapi pada jenis-jenis ikan-ikan tertentu dapat juga memanfaatkan oksigen bebas. Terutama sekali bagi jenis-jenis ikan yang memiliki alat pernapasan tambahan (Herdia, 2001).
Koharuddin (2003), mengemukakan bahwa arus membawa pengaruh terhadap tingkah laku ikan, migrasi dan distribusi ikan. Darah adalah suatu plasma tempat beberapa bahan terlarut dan tempat eritrosit, leukosit dan beberapa bahan lain yang tersuspensi. Sistem peredaran darah ikan disebut peredaran darah tunggal. Sistem peredaran darah pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) terdiri dari Jantung, vena, arteri dan kapiler yang masing-masing berfungsi untuk memompa darah, membawa darah ke jantung, membawa darah dari jantung dan menghubungkan arteri dan vena.
  Menurut Chaidir, Ridwan, Windarti, Budijono dan Neli Safrina, (2014)  Sistem saluran pencernaan pada ikan terdiri dari beberapa organ yang menyatu menjadi satu saluran. Saluran ini mengelola makanan yang masuk melalui mulut dan akhirnya sisa dari pemprosesan itu dikeluarkan melalui anus. Organ-organ yang menyusun saluran saluran pencernaan pada ikan tidak sama untuk semua jenis ikan. Hal itu tergantung kepada makanan kebiasaan yang dimakan ikan. Organ-organ penyusun saluran pencernaan itu terdiri dari : mulut, pharinx, esophagus, ventriculus, intestinum.
Fungsi dari saluran pencernaan adalah : mencerna makanan yang masuk (secara fisis maupun mekanis), sebagai transportasi yaitu mengangkut bahan-bahan kimia, pencernaan chemis (kimiawi), dan menyerap sari-sari makanan.Rahang atas pada ikan terdiri dari tulang premaxilla, maxilla, jugal dan quadrotojugal. Tulang dermal yang terdapat pada langit-langit mulut adalah : provemer, endoptreygoid, ectopterygoid, palatine, dan parasphenoid. Sepasang prevomer yang bersatu disebut vomer. Tulang dermal yang terdapat pada rahang  (Herdia, 2001).
Menurut Ridwan, Chaidir, Budjiono, Windarti dan Lesje, (2011) sistem peredaran darah pada ikan terdiri dari: jantung (cor) merupakan pusat pemompa darah, Vena (Pembuluh darah) pembawa darah kejantung, Arteri pembawa darah dari jantung, dan Kapier menghubungkan arteri dan vena.
Pada sebagian besar ikan, jantung berada agak dibagian posterior insang. Jantung dibungkus oleh suatu selaput yang disebut pericardium. Ukuran jantung bervariasi pada setiap jenis ikan. Jantung ikan terdiri dari bagian : Sinus venusus suatu kantong berdinding tipis tempat pengumpulan darah yang dibawa oleh vena, Atrium (Auricle) berdinding tipis penampung darah dari sinus venusus, ventricle berdinding tebal penampung darah dari atrium, conus ateriosus/Bulbus arteriosus dari sini darah dialirkan ke aorta ventralis (Herdia, 2001).
Koharuddin (2003), pembuluh-pembuluh darah berfungsi mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Aliran darah keluar dari bulbus arteriosus melalui arteria yang disebut sebagai aorta ventralis, aliran darah kemudian menuju insang dan bercabang-cabang halus, disebut arteria branchialis. Didalam insang arteria branchialis bercabang-cabang menjadi kapiler halus yang berguna untuk pertukaran gas (pengambilan O2 dan pelepasan CO2).
Dari insang pembuluh kapiler itu bersatu lagi menjadi pembuluh darah yang besar dan mengalir menuju aorta dorsalis yang membujur seearah dengan tulang punggung dan bercabang-cabang keseluruh tubuh dan selanjutnya kembali ke jantung melalui dua pembuluh darah balik (vena). Kedua pembuluh darah balik vena tersebut yaitu: Vena cardialis anterior dan Vena cardialis posterior. Organ pembuluh darah terbagi atas dua yaitu: Limfa dan Ginjal.

1.2.  Tujuan dan Manfaat
Tujuan yang didapat dari praktikum sistem pernapasan, sistem pencernaan, dan sirkulasi darah ini yaitu dapat mengetahui proses pernafasan insang, bagaimana sistem pencernaan dan sirkulasi darah yang terdapat pada ikan Bandeng (Chanos chanos) tersebut.
     Adapun manfaat dari praktikum ini adalah untuk mengetahui informasi tentang sistem pernafasan, sistem pencernaan dan sirkulasi darah yang terjadi pada ikan yang dipratikumkan. Dan menambah pengalaman dalam hal pembedahan ikan.


II. TINJAUAN PUSTAKA
Menurut Sudrajat (2008) taksonomi dan klasifikasi ikan bandeng adalah sebagai berikut:
Kingdom         : Animalia
Filum               Chordata
Subfilum         :  Vertebrata
Kelas               :  Osteichthyes
Subkelas          : Teleostei
Ordo                : Malacopterygii
Famili              : Chanidae
Genus              : Chanos
Spesies            : Chanos chanos Forskall
Nama dagang  : Milkfish
Nama lokal      : Bolu, muloh, ikan agam

Ikan bandeng mempunyai badan memanjang seperti torpedo dengan sirip ekor bercabang sebagai tanda bahwa ikan bandeng berenang dengan cepat. Kepala bandeng tidak bersisik, mulut kecil terletak di ujung rahang tanpa gigi, dan lubang hidung terletak di depan mata. Mata diselaputi oleh selaput bening (subcutanaus). Warna badan putih keperak-perakan dengan punggung biru kehitaman (Purnomowati, dkk., 2007).
Ikan bandeng juga mempunyai sirip punggung yang jauh di belakang tutup insang, dengan 14 – 16 jari–jari pada sirip punggung, 16 – 17 jari–jari pada sirip dada, 11 – 12 jari–jari pada sirip perut, 10 – 11 jari–jari pada sirip anus/dubur (sirip dubur /anal finn terletak jauh di belakang sirip punggung), dan sirip ekor berlekuk simetris dengan 19 jari – jari. Sisik pada garis susuk berjumlah 75 – 80 sisik (Ghufron dan Kordi, 2005).
Untuk ikan bandeng jantan mempunyai 2 tonjolan kecil (papila) yang terbuka di bagian luarnya yaitu selaput dubur luar dan lubang pelepasan yang membuka pada bagian ujungnya. Di dalam alat genital jantan (vasa deferentia), mulai dari testes menyatu sedalam 2 – 10 mm dari lubang pelepasan. Lubang kencing (urinari pore) melebar ke arah saluran besar dari sisi atas. Selain itu 2 tonjolan urogenital yang membuka ke arah ventral anus (Rusmiyati, 2012).
Darah adalah suatu plasma tempat beberapa bahan terlarut dan tempat eritrosit, leukosit dan beberapa bahan lain yang tersuspensi. Sistem peredaran darah ikan disebut peredaran darah tunggal. Sistem peredaran darah pada ikan Ikan Bandeng (Chanos chanos) terdiri dari Jantung, vena, arteri dan kapiler yang masing-masing berfungsi untuk memompa darah, membawa darah ke jantung, membawa darah dari jantung dan menghubungkan arteri dan vena (Herdia, 2001).
Pada anatomi yang terdapat pada ikan Bandeng (Chanos chanos) kita dapat melihat bahwa ikan bandeng (Chanos chanos) juga merupakan ikan yang memiliki anatomi yang hampir seperti ikan lainnya. Pada umumnya anatomi ikan Bandeng hanya dikenal beberapa saja, anatomi ikan tersebut semakin dikembangkan. Secara garis besar organ yang yang berukuran relatif besar dan mudah diamati adalah otak, alat pencernaan, limpa, gonap, ginjal pilorik kaeka, gelembung renang, jantung, hati, kantong empedu (Sutoyo, 2007).

III. BAHAN DAN METODE
3.1. Waktu dan tempat
Pratikum Ikhtiologi dengan judul Sistem Pernapasan, Sistem Pencernaan dan Sirkulasi Darah ini dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2014 setiap hari kamis pada pukul 13.00 – 15.00 WIB. Yang bertempat di Laboratorium Biologi Perairan, Fakultas perikanan dan ilmu kelautan Universitas Riau Jalan Bina Widya Km 12,5 Panam, Pekanbaru.
3.2. Bahan dan Alat
            Adapun bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah ikan bandeng (Chanos chanos).
Sedangkan alat yang digunakan dalam pratikum adalah gunting bedah, cutter, baki atau nampan,  kain lap, tisu, buku Penuntun Praktikum Ikhtiologi dan alat tulis.
3.3. Metode Praktikum
Metode yang digunakan dalam praktikum ini adalah  pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan dipraktikumkan. Semua hal yang menyangkut dan berhubungan dengan pengenalan ikan pada ikan yang tersedia harus diperhatikan dan diamati.
3.4. Prosedur Pratikum
            Pada prosedur pratikum ini, ikan yang telah disediakan diletakkan diatas nampan dengan posisi kepala sebelah kiri dan ikan yang kita amati harus dalam keadaan posisi tegak sehingga memudahkan kita dalam menggambar dan mengamati  bagian-bagian dari pada  ikan tersebut. Buatlah klasifikasi serta habitat ikan yang diamati, kemudian ukur panjang baku (SL), panjang total (TL), tinggi badan (Bd H). Perhatikan insang sewaktu masih berada didalam dan gambarkan, dan keluarkan sebuah insang, dan gambarkan. Lalu belah ikan tersebut mulai dari bagian belakang anus menuju gurat sisi lalu lurus ke bagian depan sampai bagian atas sirip perut dan kebawah menuju sirip perut,  lalu gambarkanlah isi perut ikan ketika masih di dalam ikan sebelum dikeluarkan, lalu ambillah juga lambung, usus dan gonadnya lalu gambarkan.Kemudian selanjutnya gambarkan posisi jantung ikan sewaktu masih berada didalam tubuh, keluarkan jantung ikan tadi beserta aorta ventralis lalu gambarkan dan ukur panjang diameternya. Kemudian gambarkan objek yang diamati pada buku Penuntun Praktikum Ikhtiologi.












IV. HASIL  DAN  PEMBAHASAN
4.1. Hasil
Berdasarkan hasil pratikum mengenai “Sistem Pernafasan, Sistem Pencernaan dan Sirkulasi Darah”, diperoleh hasil pengamatan sebagai berikut :
4.1.1. Klasifikasi ikan Bandeng (Chanos chanos)
                   Ordo      : Gonorhynciformes
                   Famili    : Chanidae
                   Genus    : Chanos
                   Spesies  : Chanos chanos
 










Gambar 1. ikan Bandeng (Chanos chanos)
           
Ukuran-ukuran tubuh ikan Bawal air tawar, TL: 30 cm, SL: 23cm, dan BdH: 6cm. (Skala 1:2)
4.1.2. Insang ikan Bandeng (Chanos chanos)







Gambar 2. . insang ikan Bandeng (Chanos chanos)
Keterangan: 1. Lengkung insang (gill arch)
2.    Sisir insang (gill rakers)
3.    Fillamen insang (gill filaments)

4.1.3. Organ dalam ikan  Bandeng (Chanos chanos)









Gambar 3. Organ dalam ikan Bandeng (Chanos chanos)
4.1.4. Organ pencernaan ikan Bandeng (Chanos chanos)










Gambar 4. Organ pencernaan ikan Bandeng (Chanos chanos)

4.1.5. Jantung ikan Bandeng (Chanos chanos)









Gambar 5. Jantung ikan Bandeng (Chanos chanos)
4.2. Pembahasan
Ikan bandeng mempunyai badan memanjang seperti torpedo dengan sirip ekor bercabang sebagai tanda bahwa ikan bandeng berenang dengan cepat. Kepala bandeng tidak bersisik, mulut kecil terletak di ujung rahang tanpa gigi, dan lubang hidung terletak di depan mata. Mata diselaputi oleh selaput bening (subcutanaus). Warna badan putih keperak-perakan dengan punggung biru kehitaman (Purnomowati, dkk., 2007).
            Ikan bandeng (Chanos chanostergolong ikan bertulang sejati mempunyai insang yang tersimpan dalam rongga insang yang terlindung oleh tutup insang (operkulum). Insang ikan terdiri dari lengkung insang yang tersusun atas tulang rawan berwarna putih, rigi-rigi insang yang berfungsi untuk menyaring air pernapasan yang melalui insang, dan filamen atau lembaran insang. Filamen insang tersusun atas jaringan lunak,berbentuk sisir dan berwarna merah muda karena mempunyai banyak pembuluh kapiler darah dan merupakan cabang dari arteri insang. Di tempat inilah pertukaran gas CO2 dan O2 berlangsung.
            Secara anatomis, struktur alat pencernaan ikan berkaitan dengan bentuk tubuh,  kebiasan makanan, tingkah laku ikan dan umur ikan. Sistem atau alat pencernaan pada ikan terdiri dari dua bagian, yaitu saluran pencernaan (Tractus digestivus) dan kelenjar pencernaan (Glandula digestoria).
            Ikan memiliki sistem peredaran darah tunggal dan tertutup. Artinya, dalam satu kali beredar, darah ikan hanya melalui jantung satu kali dan selalu berada dalam pembuluh darah. Seperti halnya pada hewan lain, darah pada ikan berfungsi mengangkut sari-sari makanan, oksigen, dan karbondioksida. Jantung ikan
terdiri atas dua ruang yaitu serambi dan bilik (ventrikel dan atrium).
V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan        
     Dari pengamatan selama praktikum dapat disimpulkan bahwa pada ikan bandeng terdapat empat jumlah insang. Sistem pernafasan pada ikan pada umumnya menggunakan insang untuk bernafas dan ada alat pernafasan tambahan pada ikan-ikan tertentu baik itu berupa labirinth, arboscent ataupun diverticula.
Sistem peredaran darah yang bekerja menggunakan jantung, arteri, vena dan kapiler. Dan pada umumnya jantung ikan terdiri dari Sinus venusus, atrium, ventrikel dan bulbus arteriosus.
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan, dapat diambil kesimpulan bahwa ikan bandeng termasuk ikan teleostei. Setiap makanan yang dimakan akan diproses secara mekanik dan kimia melalui mulut, pharink, esophagus, lambung, intestinum dan anus.

5.2. Saran
            Agar pratikum ikhtiologi ini dapat berjalan dengan lancar dan baik maka diharapkan para asisten untuk dapat mendampingi pratikan dalam melakukan pratikumnya supaya apabila terjadi kekeliruan langsung dapat dibantu oleh asisten tesebut. Dan dengan berkembangnnya ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)  di era sekarang ini diharapkan sarana dan prasarana  yang mendukung kegiatan pratikum ini cukup memadai sehingga memudahkan dalam objek yang akan kita teliti.

DAFTAR  PUSTAKA
Anonim. Google. 31/05/204 http://deradesrita.blogspot.com/2011/11/ikan-           bandeng-chanos-chanos.html
Anonim. Google. 31/05/2014.  http://www.scribd.com/doc/174810900/fisiologi-    ikan-bandeng-ppt
Anonim. Google.31/05/2014. http://wasiwa.blogspot.com/2014/01/sistem-  pencernaan-ikan-bandeng.html
Anonim. Google. 31/05/2014. http://www.anakunhas.com/2011/10/sistem- pencernaan-ikan-carnivora-dan-ikan-omnivora.html
Anonim. Google.31/05/2014. http:// Fish For Life.htm. Pekanbaru
Herdia, T., 2001. Dunia ikan. Armico, Bandung.
Koharuddin, M,A. Kartini, S. Wira, 2003. Freshwater Fisher of Western Indonesia and Sulawesi, Periplus Edition Limited. Jakarta. 293 p.
Kordi dan Ghufron. 2005. Budidaya Ikan Laut. Rineka Cipta.  Jakarta.      
            Purnomowati, I., Hidayati, D., dan Saparinto, C. 2007. Ragam Olahan       Bandeng. Kanisius. Yogyakarta.
            Sutoyo.2007. Anatomi Komparativa. Penerbit Alumni. Bandung.






 











LAMPIRAN







1.Alat-alat Yang Digunakan Selama Praktikum

Image185.jpg                                Gunting Bedah Standard Lurus.JPG

04032009171PeNsiL               Buku Penuntun                                                       Gunting Bedah                                                                                                     





PengHapus04032009170                  Pensil                                                                     Pena                                                                                                                                       




11032009184Kain lap              Penggaris                                                                Penghapus




Nampan / Baki                                                      Serbet
cutter.jpg                                          
             Cutter                                                                         Tisu gulung
2.    Ikan – ikan yang dipratikumkan

Tampan-20140522-01870.jpg


Bandeng (Chanos chanos)








No comments:

Post a Comment